RNA 98 menyebut delapan nama aktor dalam upaya makar tersebut, yaitu: Prabowo Subianto, Amien Rais, Siti Hediati Hariadi/Titiek Soeharto, Bachtiar Natsir, Haikal Hasan, Kivlan Zein, Fadli Zon, Neno Warisman, dan Habieb Rizieq Shihab (HRS).
Zainut Tauhid mengatakan langkah itu merupakan pilihan bijak karena bisa mengalihkan konsentrasi pendukung dari melakukan aksi protes di jalanan, ke arah persidangan.
Sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) siap untuk menjadi jembatan mempertemukan antara presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.
Capres-cawapres pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga memutuskan untuk menggugat hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Rencananya, gugatan akan diajukan Jumat (24/5) besok.
Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno menolak hasil rekapitulasi Pilpres 2019 yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Partai Demokrat memastikan tidak ikut dalam aksi massa pada 22 Mei 2019. Aksi tersebut diinisiasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.
Multaqo Ulama, Habib, dan Cendikiawan di Solo menyatakan gerakan people power menolak hasil pemilu yang diinisiasi kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merupakan tindakan pemberontakan.
Kerumitan dalam Pileg terlihat dari berbagai dinamika perolehan kursi yang luar biasa. Berbeda denga pilpres hanya dua pasangan calon.
"Mereka yang akan memaksakan jalan di luar hukum akan berhadapan dengan hukum negara dan rakyat Indonesia," tegas Hasto.
"Jangan bikin acara di luar, koar-koar di luar, mengatakan ini bohong dan sebagainya. Tapi diajak adu data beneran enggak berani. Dengar ya, adu data beneran itu ada di KPU, rapat pleno KPU bos. Berani gak mereka?" Kata Arya.