Di tahun 2018 tercatat produktivitasnya tertinggi selama 10 tahun terakhir sebesar 1,2 ton per hektare.
Anggota Komisi IV DPR RI, Susi Syahdona mengapresiasi dan mendukung penuh program Benih Unggul Perkebunan (BUN) 500 yang dibentuk oleh Kementerian Pertanian (Kemtan) untuk meningkatkan produktivitas pertanian di berbagai wilayah Indonesia.
Kerja sama Kementan dengan Kemendes PDTT dalam pembangunan pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani sudah berjalan sejak empat setengah tahun lalu.
Hal itu sesuai yang dicanangkan Presiden Jokowi sebagai prasyarat utama menuju Indonesia Maju.
Dilihat dari data tahun 2013, angka ekspor produk pertanian hanya sekitar 33,5 juta ton.
Suwandi meminta tim LTT untuk mengecek lahan-lahan potensi ditanami padi gogo, jagung atau kedelai atau dilakukan tumpangsari pada tiga komoditi tersebut.
Kementan selama empat setengah tahun terakhir terus mendistribusikan benih unggul yang sudah bersertifikat.
Kementan menargetkan Indonesia jadi penyuplai nomor satu minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) Argentina.
Teknologi dan inovasi yang dihasilkan menjadi terobosan Kementan dalam memecahkan masalah.
Sertifikat elektronik atau yang disingkat e-Cert ini menyertakan seluruh data perlakukan karantina untuk jaminan dan kesehatan produk pertanian yang dilalulintaskan.