Pertemuan Jokowi dan Prabowo mengakhiri seluruh rivalitas yang terjadi selama ini. Termasuk para milenial generasi now.
Partai Golkar memiliki jam terbang yang tinggi dalam memberikan pengaruh-pengaruh politiknya dalam pemerintahan.
Pertemuan itu membantu mempercepat hiling atau penyembuhan pasca kompetisi pemilu yang sedemikan panjang dan menimbulkan polarisasi.
Politisi Partai Golkar, Rizal Mallarangeng mengatakan upaya untuk membantu pemerintah tidak harus hanya ketika menjabat sebagai menteri
Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto telah menyepakati akan saling berkomunikasi dan mengunjungi.
Kalau ada ulama ataupun habaib yang masih saja menganggap pemilu belum selesai, dapat dipastikan hati mereka masih kotor.
Pertemuan tersebut menjadi ukuran peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia.
Tidak ada lagi yang namanya cebong. Tidak ada lagi yang namanya kampret. Yang ada adalah Garuda Pancasila.
Baik Pak Jokowi maupun Pak Prabowo sama-sama memiliki jiwa kenegarawanan sejati
Seperti program Dilan (Digtal Melayani), kemudian kartu kerja, lalu program kartu pra-kerja. Itu semua untuk mengcover milenial.