Hingga hari terakhir Presidensi pada 31 Agustus 2020, Indonesia telah memimpin 12 pertemuan terbuka, 12 pertemuan tertutup, 5 agenda tambahan, dan 12 pertemuan Badan Subsider DK PBB.
Tidak ada agenda tokoh-tokoh KAMI tuk incar Presiden.
Ketua DPP Bidang Politik PDI Perjuangan Puan Maharani menilai Pilkada Serentak 2020 merupakan agenda strategis yang ditarget dimenangkan oleh partai politiknya.
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menggelar pertemuan dengan MUI. Agenda pertemuan itu, MUI menyampaikan masukan terkait RUU Ciptaker dan RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Para calon kepala daerah mendorong agenda perubahan struktural di dalam kehidupan perekonomian rakyat.
Polbangtan dapat merubah agenda pertanian yang beradaptasi dengan tantangan tantangan sektor pertanian baik dalam bidang keilmuan, riset, sains maupun dengan teknologi teknologi yang ada.
Sekretariat Jenderal DPR RI bersama Paspampres dan Kementerian Sekretariat Negara menggelar rapat koordinasi guna membahas persiapan agenda Sidang Bersama DPR-DPD RI, Sidang Tahunan MPR RI, dan Pidato Kenegaraan Presiden.
Ketua FPKB DPR RI Cucun Ahmad Sjamsurijal menyatakan akan terus mengawal agenda-agenda kerakyatan DPP PKB. Apalagi memasuki usia 22 Tahun DPP PKB telah bertekad meningkatkan berbagai Aksi Melayani Indonesia.
Pengesahan RUU Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik Dalam Masalah Pidana atau MLA in Criminal Matters antara Pemerintah Indonesia dengan Swiss menjadi UU bisa menjadi pijakan untuk memperkuat agenda pemberantasan korupsi.
Komisi III DPR RI menggelar rapat dengan tiga mitra kerja, yakni Polri, Kejaksaan Agung (Kejagung), dan Kementerian Hukum dan HAM. Adapun agenda rapat membahas Rancangan Kerja Anggaran (RKA) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2021.