Ke depan kita akan terus bersama untuk mewujudkan cita-cita pendiri bangsa dan berjuang demi Indonesia Raya yang adil, makmur, dan sejahtera rakyatnya.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal menggelar hari lahir (harlah) ke-27 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Rabu (23/7) besok.
Menjelang hari lahir (harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-27, Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar mengumpulkan seluruh anggota DPRD provinsi/kabupaten/kota dan DPR RI fraksi PKB hingga sejumlah kepala daerah.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar pameran seni yang bertajuk Kolaborasi Kelola Karya atau Kolakarya, sebagai rangkaian menjelang hari raya (harlah) ke-27
Ratusan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar bakti sosial pungut sampah di kawasan Car Free Day (CFD) di sepanjang jalan M.H. Thamrin dan Jenderal Sudirman, Jakarta.
Puncak Harlah PKB yang bakal digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat ini dijadwalkan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.
Setiap tahun, bangsa Indonesia memperingati dua momen penting yang sama-sama berkaitan erat dengan Pancasila: Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, dan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober. Sekilas terlihat serupa, tetapi sebenarnya keduanya memiliki latar belakang sejarah, makna, dan konteks peringatan yang sangat berbeda.
Hari Lahir (Harlah) Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni bukan sekadar momentum historis, melainkan ajakan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai dasar negara dalam kehidupan nyata.
Setiap 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai momen penting dalam perjalanan sejarah nasional. Tanggal ini bukan hanya penanda kelahiran dasar negara, tetapi juga ajakan untuk merefleksikan kembali nilai-nilai yang menjadi jati diri bangsa.