Balon itu berukuran tinggi sekitar 60 meter (200 kaki) dan membawa paket sensor panjang di bawahnya.
Dia menuduh Biden menunjukkan kelemahan terhadap China dan awalnya berusaha untuk menjaga agar pelanggaran wilayah udara AS tidak diungkapkan.
Negeri Tirai Bambu itu menuduh Amerika Serikat (AS) bereaksi berlebihan dan secara serius melanggar praktik internasional.
Balon itu ditembak jatuh sekitar enam mil laut lepas pantai AS, di atas perairan yang relatif dangkal.
Insiden balon tersebut mendorong Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken untuk membatalkan rencana lawatannya ke Beijing pada Jumat (3/2).
Pernyataan itu mengatakan pesawat itu memiliki kemampuan kemudi yang terbatas dan menyimpang jauh dari jalur yang direncanakan karena angin.
Pentagon mengatakan pada Kamis bahwa pihaknya sedang melacak balon pengintai di atas daratan AS.
Salah satu tempat balon itu terlihat adalah Montana, yang merupakan rumah bagi Pangkalan Angkatan Udara Malmstrom, di mana terdapat sekitar 150 silo untuk rudal balistik antarbenua, termasuk Minuteman III yang berkemampuan nuklir.
Sebelumnya pada hari itu, petugas pemadam kebakaran Israel mengatakan bahwa balon pembakar telah menyebabkan tiga kebakaran hutan di lokasi yang dekat dengan Jalur Gaza.
Petugas pemadam kebakaran Israel mengatakan mereka memadamkan api di tiga titik di daerah kecil di wilayah Eshkol.