Ekonomi terbesar ketiga di dunia itu tumbuh 1,3 persen secara tahunan pada April-Juni setelah revisi penurunan 3,7 persen pada kuartal pertama, data produk domestik bruto (PDB) awal menunjukkan, mengalahkan perkiraan pasar median untuk kenaikan 0,7 persen.
Tidak semua pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terkena dampak pandemi Covid-19. Mereka yang berbisnis dengan memanfaatkan teknologi digital justru tumbuh secara signifikan.
Sementara itu laba bersih perusahaan melesat lebih tinggi, tumbuh 460,9% yoy atau sebesar Rp 46,1 miliar pada 6 bulan pertama tahun 2021.
Penambahan nasabah ini berdampak pada peningkatan omset bisnis gadai tumbuh 6,1 persen dari Rp75,57 triliun menjadi Rp80,18 triliun.
Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta tumbuh melesat sebesar 10,91% secara year on year (YoY) di Q2-2021 ini.
Selain sisi belanja pemerintah, pertumbuhan ekonomi antara lain didukung konsumsi 5,93%, investasi 7,54%, ekspor 31,78%, bahkan sektor manufaktur tumbuh 6,58%.
Terkoreksi ini di tengah pengumuman pertumbuhan ekonomi tumbuh 7,07 persen oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Sedangkan target laba bersih sebesar Rp154,4 miliar yang berarti tumbuh sebesar 15,5 persen terhadap target laba bersih pada RKAP tahun 2020, atau 50,8 persen di atas realisasi laba bersih tahun 2020.
IMF memproyeksikan ekonomi Indonesia hanya akan tumbuh 3,9 persen sepanjang tahun ini, menurun dibandingkan rilis sebelumnya pada April yang memprediksi ekonomi mampu tumbuh di angka 4,3 persen.
Perjalanan itu terjadi hanya dua minggu setelah dia mengundurkan diri sebagai kepala eksekutif Amazon, yang tumbuh dari startup garasi menjadi salah satu bisnis paling tangguh di dunia.