Hanya selang beberapa jam, pro-kontra atas serangan AS mulai bermunculan. Tercatat Turki, Prancis, Inggris, dan Australia dengan terang-terangan mendukung upaya Trump.
Chunying juga menambahkan bahwa upaya yang tepat saat ini melalui penyelesaian secara politik, bukan militer. Pasalnya, upaya penyelesaian secara militer akan malah menambah ketegangan.
Preskov menilai alasan Trump memerangi Suriah tak masuk akal. Pasalnya, Rusia tidak percaya Suriah memiliki senjata kimia, bahkan tindakan AS itu justru akan membuat perpecahan negara-negara.
Iran mengecam serangan Amerika Serikat (AS) di pangkalan udara Suriah pada, Jumat (7/7)
Pemerintah Indonesia menekankan kepada semua pihak untuk dapat menahan diri, menghentikan seluruh tindak kekerasan serta melindungi dan menghormati hak asasi manusia.
Tillerson juga menambahkan apa yang telah dilakukan militer AS ke Suriah adalah langkah keamanan nasional, demi mencegah jatuhnya korban yang lebih banyak karena adanya senjata kimia
Begini isi pidato Presiden Donald Trump beberapa jam usai serangan tak berperikemanusiaan tersebut.
Bahkan, tak sedikit yang menyebut serangan kimia sebagai bagian propaganda AS dan kelompok teror di Suriah.
Amerikan Serikat (AS) menembakkan sekitar 50 rudal ke Suriah sebagai respon serangan senjata kimia yang diduga dilepaskan dalam sebuah kota yang dikuasai pemberontak
Dewan Keamanan PBB menggelar sidang darurat pasca serangan kimia mematikan yang diduga didalangi Presiden Bashar al-Assad yang menewaskan dan melukai puluhan warga sipil.