KPK menangani 127 perkara di tingkat penyelidikan dan 161 perkara di tingkat penyidikan.
Nawawi menuturkan bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 690 laporan tidak dapat ditindaklanjuti.
Tim KPK sempat pergi ke Filipina untuk mencari keberadaan mantan caleg PDIP itu, namun tak mendapat hasil.
Informasi dugaan rasuah itu sebelumnya diungkap Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) melalui situs resminya justice.gov
Meski tak diungkap sosok pejabat yang dimaksud, disebut-sebut suap yang terjadi sekitar tahun 2015 dan 2018 itu terkait kepentingan bisnis.
Ekonom Muhammadiyah Dr Mukhaer Pakkanna menilai di masa rezim Jokowi terjadi entropi ekonomi yang bercirikan pada ekonomi biaya tinggi dan korupsi.
Penetapan tersangka dilakukan melalui gelar perkara setelah memeriksa sejumlah pihak yang diringkus dalam OTT.
Mohammad Aufar Sadat diperiksa berkaitan dengan dugaan penerimaan gratifikasi terkait pengadaan katalis di PT Pertamina.
KPK menduga terjadi pembayaran fiktif atas penyediaan proyek komisi asuransi perkapalan tersebut.