Temuan sel mewah milik mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) di Lapas Sukamiskin dinilai sebagai bentuk potret buram penegakkan hukum di tanah air.
Temuan adanya sel mewah yang dihuni oleh sejumlah koruptor termasuk mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) di Lapas Sukamiskin dinilai menjadi daftar buruk penegakan hukum.
masalah lain yang juga harus diperhatikan dengan seksama adalah penyebaran narkoba. Merujuk pada temuan hasil survei nasional penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang dilakukan Badan Nasional Narkotika (BNN) dan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia (PUSLITIKES UI)
Temuan tersebut konon memungkinkan manusia bertahan hidup di satelit Bumi itu.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia(WALHI) melaporkan sejumlah temuan terkait dugaan skandal tindak kejahatan korupsi dalam Sumber Daya Alam (SDA).
Temuan kepemilikan dua sel itu dinilai mencoreng upaya penegakan hukum. Utamanya dalam pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK selama ini di Tanah Air.
Temuan ini meningkatkan harapan untuk menemukan lebih banyak air, dan bahkan spekulasinya adanya kehidupan di Planet Merah tersebut.
Berdasarkan temuan dan bukti yang dikantongi KPK, kata Saut, praktik dugaan suap di Lapas itu sudah `mengakar`.
Melalui pemeriksaan, penyidik akan mengkonfirmasi sejumlah temuan tersebut.
Komisi X DPR RI minta penjelasan Kepala Perpustakaan Nasional mengenai Laporan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan BPK Semester II Tahun 2017, serta penjelasan terhadap berbagai temuan BPK RI.