Peluru anti kendali itu adalah bagian dari kelompok rudal jelajah Soumar, yang pertama kali diluncurkan pada 2015 dengan jangkauan 700 km, menurut menteri.
Media lokal menyebutkan bahwa serangan pada Sabtu (2/2) itu terjadi saat negara itu mengadakan perayaan resmi untuk memperingati 40 tahun Revolusi Islam Iran.
Peluncuran tersebut menandai peringatan 40 tahun Revolusi Islam 1979, masa di mana Iran resmi menjadi Republik Islam lewat referendum nasional.
Kritikus blak-blakan terhadap penguasa Iran Mohammad Reza Shah Pahlavi mendarat di Bandara Internasional Mehrabad dekat Teheran pusat, dengan penerbangan Air France dari Paris.
Inggris, Jerman, dan Perancis telah secara resmi membentuk mekanisme Eropa untuk memungkinkan perdagangan non-dolar dengan Iran, sehingga menghindari sanksi Amerika Serikat terhadap negara tersebut.
Penghapusan tersebut lantaran akun-akun tersebut palsu, yang dijalankan dengan maksud mengganggu politik dan pemilihan umum.
Haspel, mengatakan, Iran telah berkomitmen mematuhi JCPOA. Tapi kemungkinan para pemimpin Iran sedang mempertimbangkan langkah-langkah yang akan mengurangi kepatuhan terhadap penjajian bersejarah itu.
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa negeri persia itu menghadapi tantangan ekonomi terbesar sejak revolusi Islam tahun 1979 dan dia menyalahkan Amerika setelah pengenaan kembali sanksi oleh pemerintahan Trump.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menyebut para kepala intelijen AS "sangat pasif dan naif" terhadap Iran.
Menteri Pertahanan dan Angkatan Bersenjata Iran menyebutkan bahwa negara timur Iran akan terus berupaya mengembangkan teknologi misil dan satelitnya, meskipun peringatan dari barat dihentikan Selasa (29/01).