Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meyakini Presiden Jokowi tidak akan memilih Mahfud MD sebagai calon wakil presiden (Cawapres). Sebab, Mahfud diyakini tidak dapat mendongkrak elektabilitas Jokowi dalam menghadapi Pilpres 2019.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memperingatkan pemerintah yang sedang berkuasa untuk setia kepada bangsa dan negara.
Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim pun salut dengan keberhasilan bangsa Indonesia yang berada pada kondisi yang baik dalam menangani permasalahan stunting.
Pemerintahan Presiden Jokowi dinilai lemah dalam mendongkrak kejayaan Indonesia. Sebab, bangsa Indonesia saat ini sedang mengalami keterpurukan.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung penuh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar sebagai cawapres mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut meraih 18,2 persen, unggul atas Joko Widodo (14,7 persen), Prabowo Subianto (12,3 persen)
Ayatollah Sayyid Ali Khamenei mengatakan Amerika Serikat (AS) sedang melakukan tekanan ekonomi terhadap Iran untuk menabur perpecahan di antara bangsa dan pemerintah, tetapi upaya tersebut akan sia-sia.
Radikalisme lanjut Zulkifli Hasan muncul dan makin subur karena selama dua puluh tahun era reformasi bangsa ini sempat alpa kepada Pancasila.
Demi menjaga harga diri bangsa, Rouhani menjamin AS akan `bertekuk lutut` kepada Iran.
Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Dimyati Rois menegur Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang terkesan “one man show” dalam upayanya sebagai calon Wakil presiden (Cawapres) 2019 mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019.