China akan menurunkan tarif pada barang-barang buatan AS termasuk produk pertanian, bahan kimia dan mobil dengan imbalan bantuan sanksi dari Washington.
Meng Wanzhou, mengatakan mereka telah mengajukan pemberitahuan gugatan perdata di Mahkamah Agung British Columbia.
Pada akhir Januari, Departemen Kehakiman AS menuduh Meng dan Huawei berkomplot melanggar sanksi AS terhadap Iran.
Trump juga menunda rencana mengenakan tarif 25 persen untuk barang-barang China, seperti yang dijadwalkan sebelumnya.
Alasan pembatalan tersebut ialah konflik yang memanas antara India dan Pakistan di perbatasan Kashmir. Sementara perbatasan itu masuk dalam rute penerbangan Thai Airways ke Eropa.
Pakistan dan India makin memanas. Kedua negara dikabarkan sudah siap saling menyerang satu sama lain di perbatasan Kashmir.
Serangan itu menimbulkan kekhawatiran perang antara negara-negara Asia Selatan yang bersenjata nuklir.
Dibayangi oleh perpecahan dan masalah internal, termasuk pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi, krisis Dewan Kerjasama Teluk (GCC), perang regional, dan Brexit, KTT itu bertujuan untuk memperkuat hubungan Arab-Eropa.
Washington dan Beijing telah membuat kemajuan signifikan dalam perlindungan kekayaan intelektual, transfer teknologi, pertanian, layanan, mata uang, dan banyak masalah lainnya.
Turki, yang telah menghabiskan 37 miliar dolar AS untuk menampung 3,6 juta warga Suriah, menegaskan bahwa mereka tidak dapat menerima lagi pengungsi dari negara yang dilanda perang.