Seandainya Zidane benar-benar datang ke Paris, maka ambisi mantan klub yang dibesutnya, Madrid, untuk menggaet Kylian Mbappe berpeluang gagal. Zidane bisa meyakinkan sang penyerang untuk tetap bertahan, setidaknya sampai setelah Piala Dunia Qatar.
Mbappe dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di Eropa, setelah memenangkan beberapa gelar liga di Monaco dan PSG, juga mendapatkan Piala Dunia bersama tim nasional Prancis.
Diketahui, Real Madrid berusaha untuk mengontrak Mbappe di bursa musim panas lalu, dan menawarkan 200 juta euro kepada PSG untuk striker muda itu, meski akhirnya ditolak oleh tim Ligue 1 itu.
Ibunda Kylian Mbappe, Fayza Lamari, menegaskan kembali keinginan anaknya untuk membela Real Madrid suatu hari nanti. Kendati demikian, sang ayah punya pilihan yang berbeda.
Menurut dia, cara Perez menunjukkan kurangnya rasa hormat dari Real Madrid, setelah beberapa komentar muncul terkait keinginan Los Blancos untuk mengontrak pemain berusia 22 tahun itu.
Deschamp memanggil striker Real Madrid itu untuk berlaga di Euro 2020, dan berhasil membuktikan dirinya sebagai pemain penting bagi Les Bleus, bekerja sama dengan baik dengan Kylian Mbappe di lini serang.
Mbappe membenarkan bahwa dia menolak perpanjangan kontrak yang diajukan oleh Paris Saint-Germain (PSG). Pada Juli lalu, dia menegaskan ingin pergi di tengah minat yang datang dari Real Madrid.
Mbappe bukan penentu kesuksesan El Real musim ini. Menurut dia, tanpa Mbappe sekalipun, Real Madrid tetap akan baik-baik saja dengan susunan tim yang ada sekarang.
Mbappe menjadi sosok jimat di PSG sejak kepindahannya dari AS Monaco pada 2017 silam. Pemain 22 tahun itu mencetak 136 gol dari 180 pertandingan pertamanya untuk klub.
Pep Guardiola mengakui dia tidak tahu bagaimana menghentikan lini depan tangguh Paris St Germain yang diisi Lionel Messi, Neymar dan Kylian Mbappe.