Kementan juga mendorong Provinsi Sulawesi Selatan agar menjadi menjadi sumber bibit unggul kakao dan kopi di tingkat nasional.
Menteri Pertanian (Mantan) Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan bibit unggul kopi sebnyak 250 ribu batang dan kakao 200 ribu batang.
Tim investigasi KOPI, Dwi Putri mengatakan total aliran dana dari sejumlah perusahaan asing yang mengalir ke rekening Sandi mecapai lebih dari Rp276,2 milar.
Setiap secangkir kopi memiliki kisahnya masing-masing, demikian juga dengan Kisah Kopi
Kabupaten Ciamis memiliki keunggulan komparatif beberapa komoditas seperti kelapa dan kopi karena kultur tanam, dan agro klimat yang cocok.
Amran juga melepas bantuan ke petani Cianjur sebanyak 58 truk yang terdiri dari benih padi, jagung pakan, jagung manis, kedelai, bawang putih, kangkung dan cabai rawit, bibit manggis, alpukat, kopi, bibit ayam (DOC) plus kandang, obat-obatan dan pakan, bantuan juga anak ayam serta kambing
Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Kanazawa menemukan bahwa dua senyawa yang ditemukan dalam kopi yakni kahweol acetate dan cafestol dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat.
Kementerian Pertanian (Kementan) memasukan tiga komoditas unggulan kedalam fokus pembangjnan pertanian di Sumsel yakni masing-masing adalah karet, kelapa bulat dan kopi.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan upaya Mentan Amran untuk mendorong peningkatan produksi komoditas kopi khususnya di Tanah Toraja.
Kabupaten Tana Toraja mendapat alokasi 700 ribu batang, untuk areal seluas 400 hektare