Pejabat Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) megatakan relawan kemanusiaan dan pasokan medis mulai tiba di ibu kota Yaman
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Bahram Qassemi menanggapi pernyataan anti-Iran baru-baru ini oleh Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman
Arab Saudi telah meluncurkan ribuan serangan udara dalam perang 2-1 / 2 tahun di negara tetangga Yaman untuk mengalahkan gerakan Houthi.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menghimbau warganya negaranya agar mempertimbankan dengan hati hati saat ingin berkunjungi Arab Saudi.
Pemerintah Iran mengatakan, Riyadh menuduh Iran di balik rudal Houthi hanya akal-akalan untuk menutup semua pelabuhan darat, udara dan laut Yaman selama beberapa hari.
Antonio Guterres mendesak pihak berwenang Saudi untuk mencabut blokade yang diberlakukan di Yaman dan membuka kembali pelabuhan laut, udara dan darat negara itu.
Pemerintah Yaman mengatakan ratusan orang diculik secara paksa dan disiksa hingga mati di penjara milisi Houthi.
Pemerintah pemberontak Houthi di Yaman mengancam menenggelamkan kapal perang koalisi dan kapal tanker minyak Jordan
Hampir 2.200 orang sejauh ini meninggal karena penyakit yang ditularkan melalui air, yang menyebar dengan cepat karena kondisi kebersihan dan sanitasi yang memburuk.
Presiden Rouhani mengkritik pejabat Saudi karena berusaha menimbulkan masalah bagi pihak lain, daripada mencoba memperbaiki masalah internal mereka sendiri.