Meski masih sebatas uji coba di lahan terbatas, hasil panen bawang bombai tersebut setidaknya memberikan secercah harapan untuk pengembangan di dalam negeri.
Direktorat Jenderal Hortikuktura terus berjalan meskipun ditengah badai pandemi. Hal ini tak lain bertujuan mendorong petani terus bersemangat di lahan sehingga kebutuhan pangan negeri ini tetap tercukupi.
Kami utamakan komoditas dengan prospek ekspor untuk akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) karena Covid-19 selain untuk pemenuhan kebutuhan domestik.
Pengadaan benih umbi-umbian, khususnya bawang merah, bawang putih, rimpang, dan sayuran lain sebanyak 7.240 ton
Dunia pertanian menjadi salah satu sektor esensial yang paling bertahan dalam pandemi ini.
Demi penguasaan pasar dan stabilisasi harga, Ditjen Hortikultura juga akan mengintensifkan promosi dan mengoptimalisasi pelayanan informasi pasar (PIP) di 205 kabupaten.
Secara teori menanam komoditi hortikultura pada musim hujan akan menghadapi kendala karena memicu berkembangnya organisme pengganggu tanaman, terutama penyakit.
Penerapan pengelolaan OPT skala luas (area wide management/AWM) diutamakan pada budi daya aneka buah prospektif ekspor seperti Mangga, manggis, pisang, nanas, buah naga, salak dan sebagainya.
Pengembangan 15 agroeduwisata berbasis hortikultura yang diperkuat dengan model pertanian korporasi menjadi salah satu kegiatan yang hendak dilakukan pada 2020.
Kelompok tani ini merasakan manfaat nyata dari budidaya hortikultura secara organik.