Pakta non-agresi - yang diinisiasi Iran - dapat meningkatkan kepercayaan di antara negara-negara pesisir Teluk Persia.
Pejabat Iran itu mengkritik beberapa negara kawasan karena mengabsikan seruan Iran untuk mengurangi ketegangan di kawasan itu.
Aragchi mengatakan, Iran tidak bermaksud untuk menyulut ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Awal bulan ini, Raja Salman mengusulkan mengadakan dua pertemuan puncak di Mekah pada akhir 30 Mei untuk membahas "agresi dan konsekuensinya" yang baru-baru ini terjadi di kawasan itu.
Zarif mengatakan negaranya ingin membangun hubungan yang seimbang dengan tetangga-tetangga Teluk Arab.
AS mulai memperkuat kehadirannya di wilayah Teluk Persia bulan ini dalam menanggapi dugaan ancaman dari Iran. Teheran mengecam langkah AS itu sebagai perang psikologis.
Desakan itu menyusul meningkatanya ketegangan satu sisi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan sisi lain, sekutu Teluknya, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menyerukan diadakannya KTT Teluk dan Arab di Makkah pada 30 Mei menyusul serangan terhadap dua instalasi minyak di Arab Saudi dan empat kapal di lepas pantai UEA.
Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengatakan telah menggelar latihan militer di Laut Arab, dengan regu kapal induk yang diperintahkan ke Teluk Persia
Kerajaan Arab Saudi menyerukan kepada Dewan Kerja Sama Teluk dan Liga Arab supaya menggelar konferensi tingkat tinggi (KTT) darurat.