Menurut informasi dari Direktorat Keamanan Nasional di Kabul, sepuluh anggota kelompok militan lainnya juga tewas dalam agresi militer Afganistan dan asing tersebut.
Pasukan elit yang didukung oleh pesawat Irak, menyerbu tempat persembunyian IS di gua besar, dekat al-Shoura.
Koalisi pimpinan Amerika Serikat dibentuk pada 2014 untuk melawan Daesh di Irak.
Operasi militer ini menjadi awal serangan militer Suriah untuk mengusir IS di gurun Badiya, Sweida.
Kelompok jihadis merilis video dari seorang jurnalis Jepang dan pria Italia yang ditawan di Suriah. Dalam video tersebut, keduanya meminta agar segera dibebaskan.
Kepala otoritas kesehatan provinsi Sweida mengatakan kepada FM Sham yang pro-Damaskus bahwa 215 orang tewas dan 180 terluka dalam serangan itu, serta 75 anggota ISIS.
Ibraheem Izzy Musaibli (28) dari Dearborn, Michigan memberikan dukungan kepada kelompok tersebut sejak 2015 silam.
Inggris menghapus hukuman mati pada 1965.
Tercatat tuan rumah Piala Dunia 2018 dilaporkan telah membunuh 6.187 warga sipil, termasuk 1.771 anak-anak dan 670 wanita (wanita dewasa), sejak intervensi dimulai di Suriah.
Pemimpin pergerakan al-Sadr di Irak, Muqteda al-Sadr mengatakan, masalah dalam negeri Irak adalah masalah mereka sendiri, bukan masalah negara lain.