Semenjak kebijakan Work From Home (WFH) diserukan pemeritah untuk mengendalikan penyebaran COVID-19, petani di Bali tetap bekerja demi menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Indonesia kembali berhasil melakukan ekspor perdana 20 ton beras premium Pandan Wangi Cianjur ke Singapura. Ekspor ini dilakukan di tengah pandemi virus corona (COVID-19).
Perkiraan luas panen padi periode Januari-Mei 2020 di Provinsi Bengkulu mencapai 47.555 hektare dengan produksi sebanyak 403.351,5 ton.
Total luas panen padi di bulan Maret 2020 seluas 8.918 hektar, April 20.980 dan Mei 9.667 hektar dan total luas panen jagung pada Maret 2020 seluas 17.489 hektaer, April 31.536 hektar dan Mei seluas 4.164 hektare.
Dargahi mendesak Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) untuk meminta anggota Komisi agar berbuat lebih banyak dalam mengendalikan Belalang Gurun di wilayah tengah (CRC).
Padahal UU Hortikultura No.13 Tahun 2010 dengan tegas memberi syarat yang harus dipenuhi sebelum impor dilaksanakan.
Pada pertengahan Maret ini, Kementerian Pertanian melalui CV Tumbuh Mandiri kembali melepas ekspor benih tanaman Aglaonema ke Jepang.
Sebagai institusi yang menggawangi ketersediaan pangan nasional, Kementerian Pertanian memastikan kebutuhan masyarakat terhadap bawang putih dan bombai bisa terpenuhi sepanjang waktu dengan harga yang wajar.
Kementan selalu memastikan stok dan produksi selalu ada di sektor hulu. Sedangkan kelancaran distribusi berada pada tupoksi Kementerian Perdagangan.