Wakil Ketua MPR RI Dr. H M Hidayat Nur Wahid, MA mengatakan semestinya seluruh masyarakat, khususnya para pemimpin Bangsa Indonesia, mengerti dan memahami Empat Pilar MPR RI.
Pernyataan itu muncul dua hari setelah Menteri Intelijen Iran, Mahmoud Alavi mengatakan pasukan keamanan negara telah menemukan banyak petunjuk baru tentang pembunuhan Fakhrizadeh baru-baru ini.
Presiden Iran Hasan Rohani menyatakan dukungan kuat Iran untuk rakyat Palestina untuk mencapai cita-cita mereka.
Selain Singapura, Moderna mengatakan pihaknya juga telah memulai proses tinjauan bergilir dengan pihak berwenang di Uni Eropa, Kanada, Swiss, Inggris dan Israel.
Pemerintah harus menghentikan kebijakan pemberian visa untuk warga negara asing asal Israel.
Iran menuduh musuh bebuyutan Israel berusaha menabur kekacauan dengan membunuh Mohsen Fakhrizadeh yang berusia 59 tahun dan secara tegas menyiratkan bahwa negara Yahudi itu bertindak dengan restu AS.
Israel, bertindak sebagai tentara bayaran bagi AS dan berusaha menciptakan kekacauan dengan melakukan pembunuhan itu.
Nyawa Fakhrizadeh, yang memimpin organisasi penelitian dan inovasi Kementerian Pertahanan Iran akhirnya tidak tertolong saat di rumah sakit.
Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menilai pemberian layanan visa berupa call visa untuk Israel tak sesuai dengan filosofi bangsa Indonesia.