Lewat pertemuan tersebut, Tokyo berharap mampu menengani konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS), yang menciptakan ketegangan di kawasan Teluk.
Raja Salman itu mencuat saat Arab Saudi menjadi tuan rumah dalam pertemuan darurat Mekah Dewan Kerjasama Teluk (GCC), Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Liga Arab untuk melawan pengaruh Iran yang semakin besar.
Iran membantah di balik serangan kapal minyak itu sembari menuduh AS mengarang krisis di Teluk
Pakta non-agresi - yang diinisiasi Iran - dapat meningkatkan kepercayaan di antara negara-negara pesisir Teluk Persia.
Pejabat Iran itu mengkritik beberapa negara kawasan karena mengabsikan seruan Iran untuk mengurangi ketegangan di kawasan itu.
Aragchi mengatakan, Iran tidak bermaksud untuk menyulut ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Awal bulan ini, Raja Salman mengusulkan mengadakan dua pertemuan puncak di Mekah pada akhir 30 Mei untuk membahas "agresi dan konsekuensinya" yang baru-baru ini terjadi di kawasan itu.
Zarif mengatakan negaranya ingin membangun hubungan yang seimbang dengan tetangga-tetangga Teluk Arab.
AS mulai memperkuat kehadirannya di wilayah Teluk Persia bulan ini dalam menanggapi dugaan ancaman dari Iran. Teheran mengecam langkah AS itu sebagai perang psikologis.
Desakan itu menyusul meningkatanya ketegangan satu sisi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan sisi lain, sekutu Teluknya, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).