Demokrat telah menolak proposal dari Donald Trump yang akan mendanai tembok perbatasannya dan mengakhiri penutupan sebagian pemerintah
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, memutuskan tidak hadir dalam acara tahunan tersebut, karena bergulat dengan polemik penutupan kantor pemerintah di negaranya.
Dalam sepucuk surat kepada Ketua Komite Richard Neal, Departemen Keuangan AS malah menawarkan seorang pejabat senior agar menjawab pertanyaan anggota dewan soal penutupan.
Trump dapat melanjutkan dan menyatakan darurat nasional untuk memperoleh uang untuk membangun tembok yang memicu penutupan pada 22 Desember.
Minyak mentah berjangka internasional Brent berada di US$59,91 per barel pada 0403 GMT, turun 57 sen, atau 0,9 persen dari penutupan terakhir mereka.
Di era Presiden Bill Clinton pada 1995-1996, kebijakan serupa pernah diberlakukan selama 21 hari.
Demokrat menolak ususlan Trump, dan penutupan pemerintahan sudah masuk di hari ke-21 merupakan terpanjang dari jenisnya dalam sejarah AS selama akhir pekan.
Dikutip dari Reuters, minyak mentah berjangka internasional Brent LCOc1 berada di harga US$57,77 per barel pada 01.13 GMT, naik 44 sen, atau 0,8 persen dari penutupan terakhir mereka.
Dalam ancaman terbarunya, Trump menyatakan siap memperpanjang penutupan kantor pemerintah AS dari dua minggu, hingga satu tahun lebih.
Minyak mentah berjangka internasional Brent LCOc1 berada di harga US$56,12 per barel pada 05.42 GMT, naik 17 sen, atau 0,3 persen, dari penutupan terakhir mereka.