Setiap tanggal 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas, sebuah momentum yang bukan hanya mengenang sejarah pendidikan Indonesia, tetapi juga meneladani sosok visioner di balik peringatan tahunan ini, yakni sosok Ki Hadjar Dewantara.
Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas, yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, merupakan sebuah momentum penting untuk menghargai jasa para pendidik serta meneguhkan kembali komitmen terhadap pendidikan yang inklusif dan bermutu.
Peringatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan atau upacara seremonial. Hardiknas merupakan pengingat bagi seluruh komponen dan elemen bangsa Indonesia bahwa pendidikan adalah jantung dari kemajuan sebuah peradaban.
Bakal Diumumkan Mei, Trump Siapkan $100 Miliar Paket Senjata untuk Saudi
Ribuan Warga Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, bakal menggelar aksi damai imbas wilayahnya yang kerap menjadi langganan banjir. Aksi yang akan digelar di Bundaran Marco pada 04 Mei 2025 ini juga mendapat dukungan dari warga Vila Nusa Indah 5, Desa Ciangsana.
Bulan Mei 2025 menjadi salah satu bulan yang paling dinantikan masyarakat Indonesia. Bukan hanya karena banyaknya peringatan hari besar nasional dan internasional, tetapi juga karena deretan hari libur nasional, cuti bersama, dan akhir pekan panjang (long weekend) yang siap dimanfaatkan untuk istirahat, traveling, atau sekadar quality time bersama keluarga.
Tanggal 1 Mei selama ini dikenal luas sebagai Hari Buruh Internasional atau May Day, sebuah momentum penting untuk memperjuangkan hak-hak pekerja. Namun, peringatan ini bukanlah satu-satunya yang layak dicatat di kalender global dan nasional.
Setiap tanggal 1 Mei, dunia termasuk Indonesia memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day—sebuah momentum yang lahir dari perjuangan keras dan pengorbanan para pekerja.
Tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional atau May Day. Di seluruh dunia, termasuk Indonesia, May Day atau Hari Buruh bukan sekadar hari libur nasional, melainkan simbol perlawanan dan perjuangan panjang para pekerja menuntut keadilan di tempat kerja.
Berlangsung Sembilan Hari, Konklaf untuk Memilih Pengganti Paus Fransiskus Dimulai 7 Mei