Riyadh mengusir duta besar Lebanon, melarang semua impor dari Lebanon dan memanggil utusannya untuk konsultasi.
Arab Saudi mengusir utusan Lebanon dan melarang semua impor Lebanon pada hari Jumat, dan Bahrain dan Kuwait mengikutinya. UEA juga menarik diplomatnya dari Beirut, dan melarang warganya bepergian ke Lebanon.
Wawancara menteri itu dilakukan setelah komentar dari Menteri Informasi Lebanon George Kordahi tentang perang Yaman memicu perselisihan diplomatik dengan negara-negara Teluk.
B-1B Lancer melewati Teluk Arab, selat Bab Al-Mandeb, Terusan Suez, Teluk Oman, dan Selat Hormuz. Itu juga disertai dengan pesawat militer dari Mesir, Bahrain dan Israel.
Kerajaan mengulangi larangan sebelumnya pada warga yang bepergian ke Lebanon untuk kepentingan keselamatan mereka mengingat meningkatnya ketidakstabilan di negara itu.
Israel tetap pada rencannya membangun membangun sekitar 3.000 rumah bagi pemukim Yahudi di Tepi Barat yang diduduki, menentang kritik terkuat pemerintah Biden hingga saat ini terhadap proyek-proyek tersebut.
Dalam video yang beredar, Kordahi menyebut Houthi yang didukung oleh Iran sedang berupaya membela diri. Dia juga menyebut Perang Yaman sebagai peperangan yang sia-sia.
Amerika Serikat (AS) prihatin dengan terbitnya tender pada Minggu untuk 1.300 unit permukiman di sejumlah permukiman Tepi Barat
Mesir dan Yordania sampai tahun lalu menjadi satu-satunya dua negara Arab yang menormalkan hubungan dengan Israel.
Pengumuman pada Minggu dari Kementerian Konstruksi dan Perumahan di pemerintahan sayap kanan Perdana Menteri Naftali Bennett mengatakan tender telah diterbitkan untuk 1.355 rumah di Tepi Barat, yang direbut oleh Israel selama Perang Enam Hari 1967.