Perlu kita kaji secara mendalam skema BLU ini. Karena secara umum ini menambah kelembagaan baru untuk penarikan iuran eksport batubara. Saya masih khawatir ini belum tentu berjalan secara efektif. Kalau hasil iuran tersebut terhambat masuk PLN maka akan menyulitkan PLN dalam membeli batu bara seharga pasar.
PLN alokasikan Rp 120 miliar untuk pembangunan infrastruktur kelistrikan dalam mempercepat pembentukan ekosistem kendaraan listrik
Jadi harus ada solusi jangka panjang yang membuat semua pihak tidak dirugikan. Jangan seperti pemadam kebakaran. Ada api terus dipadamin. Intinya ada solusi jangka panjang.
Selama satu bulan terakhir, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memimpin langsung pengamanan pasokan batu bara di ruang War Room
Untuk mempercepat pengadaan SPKLU tersebut, PLN mengajak pihak swasta untuk bersama berkolaborasi membangun SPKLU dengan skema partnership bagi hasil.
PLN akan bekerja secara efektif dan efisien dengan mengerahkan semua sumber daya yang dimiliki
PLN optimalkan Pembangkit EBT dan segera hentikan PLTD Ladumpi di Kabupaten Bombana, dengan beroperasinya SUTT dan GI 150kV Andoolo – Kasipute.
PLN akan menambah pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging sebanyak 10 unit, sedangkan yang sudah dioperasikan saat ini sebanyak 10 unit.
Listrik yang disalurkan sesuai dengan besaran yang diperjualbelikan berasal dari pembangkit listrik berbasis EBT dan dibuktikan dengan sertifikat berstandar Internasional