Hampir 9000 muslim Rohingya melarikan diri dari rezim yang melakukan kekerasan terhadap kaum mereka, sementara ribuan lainnya terjebak di perbatasan antara Myanmar-Bangladesh
Ribuan penduduk Rohingya menyeberang ke Bangladesh sejak Myanmar mengumumkan pembangunan militer di negara bagian Rakhine awal bulan ini
Perayaan hari raya Iedul FItri merupakan salah satu tradisi yang terbesar di Bangladesh. Tiket-tiket KA telah menjual tiket jauh-jauh hari sebelumnya.
Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk penegasan semangat toleransi keberagamaan di Bangladesh.
Rohingya tidak diakui sebagai warga negara oleh Myanmar tetapi sebagai pendatang gelap dari Bangladesh
Bangladesh juga meminta Myanmar mengizinkan mereka pulang tanpa rasa takut dan menjamin keselamatan mereka.
Diperkirakan, setiap malam ada 500 orang Rohingya yang mencoba kabur ke Bangladesh.
Eksekusi tersebut dilakukan di tengah serangan kelompok militan di negara yang mayoritas penduduknya muslim.
Aksi penyanderaan selama 12 jam itu berakhir setelah ratusan serdadu dan polisi menyerbu Kafe Holey Artisan Bakery yang terletak di kawasan elite kota Dhaka.