Nelayan Aceh mendesak pemerintah untuk menambah kuota solar bersubsidi serta mengusut para pihak yang melakukan penyelewengan.
Terus terang saya bangga, berbicara di depan para Pejuang Kesehatan Indonesia. Yang selama dua tahun Pandemi Covid telah berjibaku, hingga tidak sedikit dokter dan petugas medis yang mendahului kita dalam masa penanganan Pandemi Covid-19. Insya Allah mereka mendapat tempat yang layak.
Menurutnya, upaya tersebut harus dilakukan dengan memperkuat kedaulatan sebagai bangsa terlebih dahulu.
Kami berharap dengan kunjungan ini berpengaruh besar demi kepentingan pembangunan di Aceh dan Nagan Raya. Mohon kami terus diberi perhatian.
Karena pada prinsipnya kebudayaan nasional adalah puncak dari kebudayaan-kebudayaan daerah. Tanpa pelestarian kebudayaan daerah, Indonesia tidak akan punya kebudayaan.
Negara ini memberi ruang besar kepada Oligarki, bukan kepada rakyat sebagai pemilik negara. Akibatnya, kita lihat ketimpangan sosial dan gap kekayaan sangat tinggi.
Ada beberapa isu strategis yang hendak kami mintakan penjelasan secara komprehensif dari pemerintah dalam hal ini Mendagri yakni terkait rencana pemekaran di wilayah Papua dan Papua Barat yang menuai pro-kontra di tengah rakyat Papua, pelaksanaan Otsus di Aceh, pelaksanaan desentralisasi dan isu persiapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.
Basarah menilai berbagai upaya tersebut merupakan bentuk spirit sekaligus komitmen Bupati untuk membuat Pancasila sebagai ideologi yang betul betul bekerja dan hidup di tengah masyarakatnya.
Saya sangat menyesalkan munculnya kasus korupsi beasiswa yang berpotensi melibatkan 400 mahasiswa. Perlu penyelidikan mendalam untuk mengungkap permasalahan ini.
BPTU HPT Indrapuri harus memiliki peta/road map penyebaran bibit sapi di Aceh.