Anggota Komisi IV DPR RI Effendi Sianipar meminta Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memberikan serta menyalurkan bantuan kepada para petani yang terdampak pandemi Covid-19.
Kabupaten Humbang Hasundutan dipilih sebagai percontohan karena berpotensial untuk dikembangkannya beberapa komoditas terpilih dengan menggunakan sumber daya dan sistem pertanian yang terbarukan.
Panganan lokal sangat bagus diterapkan karena diproduksi dan dikembangkan masyarakatnya sesuai dengan potensi sumber daya wilayah dan budaya setempatnya.
Menurutnya kebijakan Kementan di bawah Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo lebih baik dimana setiap provinsi saat ini didorong untuk menanam kebutuhan daerahnya sendiri.
Sebagai penunjang percepatan tanam peran Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) juga sangat penting.
Gerakan diversifikasi pangan ini mewakili harapan dan kebutuhan dari seluruh rakyat Indonesia agar ketahanan pangan tetap kokoh, yang memperkuat hadirnya negara yang sejahtera.
Pasar ekspor asam kandis masih dua negara saja yakni Australia dan AS, perlu dilakukan upaya untuk mendorongnya yakni dengan diplomasi pertanian dan harmonisasi peraturan teknis ke negara baru.
Kementan memberikan bantuan berupa alsintan, asuransi pertanian, dan KUR yang realisasinya cukup bagus.
Sektor pertanian di tengah pandemi virus corana baru yang dikenal COVID-19 harus diperkuat sehingga benar-benar menjadi penyokong utama perekonomian nasional.
Dalam pelaksanaan kegiatan Uji Zuriat Sapi Perah periode tahun 2011-2019, Ditjen PKH Kementan juga telah melibatkan stakeholder melalui bentuk kerja sama.