Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa keduanya sebagai saksi pada Rabu sore
Komisi VI DPR berencana akan membentuk Panja terkait isu tata kelola minyak mentah oleh PT Pertamina. Hal itu menyikapi kasus dugaan korupsi di Pertamina oleh BUMN Patra Niaga yang merugikan negara sebesar Rp193,7 triliun.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendukung Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut kasus dugaan korupsi di Pertamina oleh BUMN Patra Niaga yang merugikan negara sebesar Rp193,7 triliun.
Menteri BUMN Erick Thohir diminta tanggung jawab terkait kasus dugaan korupsi oplosan minyak Pertamina oleh BUMN Patra Niaga yang merugikan negara sebesar Rp193,7 triliun.
Pemeriksaan bertujuan untuk memastikan ada atau tidaknya penyimpangan BBM Pertamina dari standar kualitas yang sudah ditetapkan oleh pemerintah
Anak Riza Chalid bernama Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Penggeledahan terkait dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero).
Supaya jangan menjadi opini negatif ke publik nanti publik merasa dibohongi bahaya juga ini. Jadi ada suatu apa namanya, merasa dibohongi lah, enggak perlu saya sebutkan tingkatan di atasnya.
Kejagung mengungkapkan nilai kerugian negara dari dugaan tindak pidana korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina periode 2018-2023.
Kasus korupsi ini telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp193,7 triliun