Kondisi ini disebabkan semakin memburuknya dua indikator dalam demokrasi di Indonesia. Yaitu budaya politik dan kebebasan sipil. Ini mungkin sangat cocok bila kita kaji dari buku yang ditulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt yang berjudul Bagaimana Demokrasi Mati.
Kita ketahui kenaikan harga pangan sudah terjadi sejak beberapa waktu terakhir. Pemerintah harus bisa menstabilkan harga-harga pangan sebelum bulan Ramadhan.
Menyatukan seniman itu tak mudah, karena memiliki ego yang kuat. Tapi, kalau sudah bergabung di SSBR konsekuensinya ego harus dihilangkan, karena di komunitas ini kita bangun persaudaraan.
Kenapa kita harus menunda begitu lama (peralihan kompor gas ke listrik), di saat kita punya over supply yang cukup sebenarnya. Saya membayangkan kalau orang di Jawa masak menggunakan induksi, gak ada tuh kita perlu buang banyak subsidi untuk gas melon yang banyak biasnya di lapangan itu.
Di sini kita hadir untuk mengenang perjalanan hidup dan darma bakti mantan Anggota DPD RI, Bapak Sabam Sirait, seorang tokoh bangsa yang banyak jasanya bagi pembangunan demokrasi, penegakan hak asasi manusia dan keadilan, serta pelestarian nilai-nilai kebhinekaan bagi keutuhan bangsa ini.
Kita patut bersyukur atas apresiasi yang diberikan WHO terhadap penyelenggaraan IPU ke-144 yang berlangsung pada 20-24 Maret kemarin. Ini berkat gotong royong semua pihak.
Mudah-mudahan persaingan untuk kompetisi Proliga tahun depan semakin seru, semakin ketat dan akhirnya tim nasional kita yang akan terbentuk.
Kita berharap pemerintah tidak mengabaikan permasalahan polusi udara di Indonesia terutama di kota-kota besar. Perlu ditangani dengan khusus, diantaranya kebijakan terkait penanganan polusi udara dengan melibatkan berbagai unsur yang saling berkaitan dan menyeluruh.
Menghormati dan tenggang rasa terhadap prosesi ritual keagamaan penganut agama lain merupakan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan ketuhanan itu sendiri. Dan Konstitusi negara kita telah menegaskan hal itu.
Apakah kontraktornya juga bermasalah atau tidak, itu kita belum tahu.