Pasukan pertahanan udara Saudi kembali menembak jatuh rudal balistik yang diluncurkan oleh kelompok Houthi Yaman ke Riyadh
Pangeran muda, yang mengawasi pembersihan anti-korupsi di dalam Kerajaan, diketahui pembeli kastil Prancis senilai USD300 juta atau lebih dari Rp4 triliun
Kabar penahanan Al-Masri sempat menghebohkan Yordania karena bisnis yang dikelolanya.
Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) mengatakan, rudal Yaman tidak ada hubungannya dengan Iran.
Houthi telah menguasai pemerintah negara bagian Yaman dan sumber dayanya di Sanaa
Sabih al-Masri, Pengusaha berdarah Paletina ditahan di Arab Saudi setelah melakukan perjalanan bisnis ke Riyadh
Menteri Intelijen Israel Yisrael Katz mengundang pangeran mahkota Arab Saudi untuk mengunjungi Israel
Houthi tidak mematuhi solusi politik apapun tanpa persetujuan Iran
PBB memeriksa puing-puing dari rudal yang ditembakkan ke Arab Saudi dari Yaman belum mengkonfirmasi peluru kendali tersebut buatan Iran.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres mengatakan perang Yaman menyebabkan ratusan orang menderita.