Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan sudah mengambil keputusan bersama Pimpinan DPR RI lainnya terkait dengan pembagian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) tiap-tiap Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024.
Pimpinan DPR RI sedang fokus melakukan persiapan menjelang acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024.
Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang, Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsudin, Sufmi Dasco Ahmad, dan Rachmad Gobel meninjau on the spot di sejumlah titik di Kompleks Parlemen.
Ketua DPR Puan Maharani bersama empat pimpinan DPR lainnya, akan membenahi kinerja DPR yang semakin baik ke depan. Sehingga, DPR tidak hanya menjadi "tukang stempel" pemerintah.
Komposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR periode 2014-2019 yang lalu menjadi luka sejarah bagi proses demokrasi melalui Pemilu 2019. Sebab, penyusunan AKD tidak dilakukan berdasarkan proporsional dari hasil Pemilu.
Pembagian alat kelengkapan dewan (AKD) akan dilakukan secara proporsional berdasarkan perolehan kursi hasil Pemilu 2019 sebagaimana bunyi dalam UU MD3.
Ketua DPR RI terpilih Puan Maharani dalam pidato perdananya menekankan semangat kolektif kolegial untuk membangun membangun NKRI.
Konsolidasi politik dan hukum Pemerintahan Jokowi akan berjalan baik
Ketua DPR Puan Maharani menyerukan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai anggota dewan.
Lima pimpinan DPR periode 2019-2024 resmi dilantik melalui sidang Paripurna. Puan Maharani menjadi Ketua DPR lima tahun ke depan.