Donald Trump akan meningkatkan sanksi untuk Iran, menyusul peningkatan pengayaan uranium yang dilakukan Teheran.
Knight First Amendment Institute Columbia University yang mewakili tujuh pengguna Twitter yang diblokir oleh Trump lantaran kerap melayangkan kritik terhadap sang presiden.
Juru Bicara Organisasi Energi Atom Iran, Behrouz Kamalvandi mengatakan Teheran sudah melewati batas pengayaan uranium 3,67 persen yang ditetapkan kesepakatan nuklir 2015, menjadi 4,5 persen.
Sekitar 250 rudal Stinger juga berada dalam kesepakatan itu dan beberapa peralatan lain yang juga dilaporkan diminta Taiwan.
Trump tidak akan membiarkan Teheran memiliki senjata nuklir.
Trump mengatakan, duta besar Inggris untuk Paman Sama tidak melayani Inggris dengan baik.
Trump mengatakan memiliki empat atau lima opsi yang sedang dipertimbangkan terkait perintah eksekutif terkait pertanyaan kewarganegaraan pada sensus 2020.
Iran mengalami kemajuan signifikan di sektor pertahanan.
Washington selalu melakukan kesalahan perhitungan saat berurusan dengan Iran.
Donald Trump ingin menarik militernya dari Afganistan. Dan sebagai gantinya, Gedung Putih akan mengirim intelijen.