Volume kendaraan di Pelabuhan Merak tampak terus meningkat sejak Jumat (29/4) malam yang memang diprediksi menjadi puncak arus mudik.
Kalau kita lihat ekornya sudah di KM 94 namun sudah mulai bergeser artinya ada kepadatan sekitar 4 sampai 6 kilometer. Mudah-mudahan penambahan ini bisa mempercepat masyarakat segera berangkat dari Merak ke Bakauheni.
Dalam pemantauannya, Erick menyebut kepadatan mulai terjadi saat kendaraan memasuki area luar Jakarta.
Yang bersangkutan dekat dengan Polsek Klari sekitar 19 kilometer berdasar peta. Kemudian memohon bantuan karena sejak semalam tidak bertemu penduduk sekitar untuk membantunya. Bahkan dirinya juga membutuhkan air minum karena kelelahan
Kami melakukan satu upaya untuk menambah pelabuhan yaitu Indah Kiat dan Ciwandan. Sore ini kondisi terlihat lebih lancar dan berdasarkan pengecekan di Posko ASDP, terjadi satu penurunan antrean kendaraan menjadi lebih pendek
Sejumlah kendaraan yang ingin keluar Tol Merak dialihkan ke GT Cilegon Timur. Hal itu dilakukan untuk mengurai kepadatan volume kendaraan.
"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 17,6 persen jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 1.186.349 kendaraan,"
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pun meminta para pemudik untuk tetap tenang dan menjaga keamanan karena pemerintah memastikan semua akan terangkut ke Sumatera.
Jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Merak pada H-3 arus mudik Lebaran tercatat 217 ribu orang.