Pemerintahan Presiden Jokowi diminta untuk membawa kejahatan kemanusiaan yang dilakukan militer Myanmar terhadap warga Muslim Rohingya ke PBB dan ASEAN.
Pemerintahan Presiden Jokowi diminta untuk segera melayangkan kecaman keras terhadap Myanmar terkait pembantaian warga Muslim Rohingya oleh militer Myanmar.
Dalam aksi tersebut, akan dilaksanakan juga silaturrahmi dan dialog antara para ulama dan bhiksu
PKB menyerukan kepada pemerintah Myanmar dan berbagai negara lain yang memiliki kepentingan ekonomi di Myanmar untuk lebih menempatkan kepentingan kemanusiaan.
Tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar menyita perhatian dunia Internasional. Fraksi PKB misalnya, mengutuk keras pembantaian warga muslim Rohingya oleh militer Myanmar.
Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (PP Fatayat NU) menyerukan agar PBB menjatuhkan sanksi tegas kepada Myanmar.
Tindakan brutal militer Myanmar tidak bisa ditolerir. Sebab, pembantaian terhadap ratusan warga muslim Rohingya oleh tentara Myanmar sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan yang begitu kejam.
Daniel juga mengancam keluarkan somasi cabut hadiah nobel perdamaian bagi Aung San Suu Kyi
Ketum PKB Muhaimin Iskandar, mempertanyakan keberadaan San Suu Kyi atas kejahatan kemanusiaan yang dilakukan tentara Myanmar terhadap warga Rohingya.
Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengajak kepada seluruh umat Islam di dunia untuk mendoakan keselamatan warga Rohingya di Myanmar.