Militer Ukraina mengatakan pertempuran sengit sedang berlangsung, sehari setelah misil dan pesawat tak berawak Rusia menewaskan sedikitnya 11 orang.
Komentar itu muncul setelah AS dan Jerman pada Rabu mengatakan mereka akan mempersenjatai Ukraina dengan puluhan tank berat dalam perangnya melawan pasukan Rusia.
Minggu ini, pihak berwenang Ukraina memperingatkan bahwa pasukan Rusia mengintensifkan serangan mereka untuk merebut kota Bakhmut yang diperangi di kawasan industri Donetsk.
Rusia juga mengamati bahwa keterlibatan Amerika Serikat (AS), negara-negara Eropa, dan NATO kini semakin giat.
Kedua negara diketahui mengirimkan drone dengan melintasi wilayah udara masing-masing pada Desember 2022 lalu.
Militer Ukraina mengatakan telah menembak jatuh semua 24 drone yang dikirim semalam oleh Rusia, termasuk 15 di sekitar ibu kota, tanpa ada kerusakan yang dilaporkan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova mengatakan, langkah itu adalah konfirmasi keterlibatan Jerman dalam perang yang direncanakan sebelumnya melawan Rusia.
Cold River meneliti targetnya dan menyamar sebagai orang di sekitar mereka menggunakan alamat email palsu dan profil media sosial.
Dukungan militer Barat sangat penting bagi Kyiv dan berkembang pesat selama perang.
Keputusan AS mengirimkan tank M1 Abrams membantu memecahkan kebuntuan diplomatik dengan Jerman tentang cara terbaik membantu Kyiv dalam perangnya dengan Rusia.