Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok disebut kerap menyakiti orang Betawi yang tinggal di ibukota.
Partai Gerindra menyatakan siap bergabung bersama PDI Perjuangan (PDIP) untuk melawan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilkada DKI Jakarta.
Budayawan Betawi, Ridwan Saidi menyatakan akan siap mendukung siapapun calon Gubernur DKI Jakarta yang berkomitmen mengembalikan jatidiri warga Betawi.
Aktivis era 1970-an membentuk Barisan Rizal Ramli (BARRI) untuk mengusung calon pemimpin Jakarta yang memahami peradaban.
Wasekjen PKB Daniel Johan mengatakan, partainya mengapresiasi jika Risma bersedia maju sebagai penantang Ahok di Pilkada DKI.
PDIP hingga saat ini belum menentukan calon gubernur DKI yang bakal diusung di Pilkada 2017 nanti. Teka-teki kandidat sang Ketua Umum Megawati Soekarnoputri masih dinanti.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku kesal ketika ditanya soal kemungkinan dukungan terhadap Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilkada DKI.
Partai Gerindra diminta untuk tidak mendukung Tafdil yang merupakan bupati Bombana yang diduga terindikasi korupsi.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku, partainya tidak bersedia mengusung calon kepala daerah yang gratisan alias tanpa `mahar`.
Pemerintah menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah melanggar sumpah jabatan. Hal itu terkait gugatan uji materi terhadap Undang-Undang (UU) Pilkada.