Pengembangan Belgian Blue merupakan intruksi langsung dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai upaya pemenuhan kebutuhan daging dan bibit sapi unggul secara nasional.
Menurut Amran, yang disebut swasembada mana kala suatu negara bisa memenuhi kebutuhannya sendiri dengan 90 persen dan 10 persennya untuk impor.
Hingga saat ini setidaknya ada enam investor di sektor pembibitan sapi yang masuk secara bertahap.
Pada tahun 2016 hingga 2026, merupakan fase awal menuju Lumbung Pangan dunia, Indonesia akan menjadi negara yang sukses dalam penyiapkan kemandirian ketersediaan daging sapi
Secara teknologi, varietas yang dikeluarkan Kementan ini menunjukkan telah siap menggenjot produksi padi.
BB Padi yang terletak di Sukamandi adalah kunci suksesnya ketahanan pangan.
Menyinggung target swasembada Iran dalam membuat peralatan dan persenjataan, Khanzadi mengatakan bahwa sanksi Amerik Serikat sama sakali tidak berpengaruh.
Sejak 2017 dan 2018, pemerintah mengimpor masing-masing sebanyak 900 embrio Belgian Blue.
Harga embrio satu dosis Rp11 juta dan semen beku Rp450.000.
Pemerintah kambali akan melakukan Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 4 juta ekor.