Pernyataan Trump bahwa Bin Laden masih hidup dan operasi untuk menangkap dan membunuh mantan pemimpin kelompok teroris al-Qaeda itu palsu.
Pasukan Amerika Serikat mengkonfirmasi telah melakukan serangan drone pada hari Kamis menewaskan dua anggota senior Al-Qaeda
Bentrokan sporadis antara kedua kelompok awal tahun ini meningkat menjadi pertempuran besar di negara-negara seperti Mali dan Burkina Faso.
Amerika Serikat (AS) akan meninggalkan Afghanistan setelah dua dasawarsa menyusul kesepakatan damai antara Taliban dan AS.
Al-Rimi adalah pemimpin salah satu cabang paling kuat dari jaringan teroris, menjadi target utama bagi pemerintah AS yang menawarkan hadiah $ 10 juta yanh bisa menewaskannya
Tindakan ofensif di Idlib telah dilancarkan Presiden Suriah, Bashar al-Assad sejak April. Wilayah itu merupakan rumah bagi tiga juta orang yang masih berada di bawah kendali Al-Qaeda.
Tiga tentara keamanan juga tewas dan empat lainnya cedera dalam bentrokan dengan gerilyawan ketika sebuah bom meledak di kendaraan mereka.
AS dan sekutunya menyerbu Afghanistan pada tahun 2001 atas klaim bahwa rezim Taliban saat itu menyembunyikan para teroris Al-Qaeda, yang bertanggung jawab atas serangan 11 September di AS
Kelompok-kelompok jihad yang terkait dengan Al Qaeda dan Negara Islam telah mengeksploitasi persaingan etnis seperti yang terjadi antara Fulani dan Donzo di Mali
Langkah itu dilakukan sehari setelah Amerika Serikat (AS) mengumumkan akan memberikan hadiah hingga satu juta dolar terkait informasi tentang keberadaan bin Hamza bin Laden.