Pemerintahan Presiden Jokowi dinilai gagal dalam menjalankan kedautalan pangan di tanah air. Hal itu terkait kebijakan pemerintah mengimpor beras sebanyak 500.000 ton.
Harga beras yang beredar di pasaran saat ini masih terbilang tinggi.
Dewan Ketahanan Pangan diminta segera berkreasi untuk menggapai Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengatakan kerawanan pangan meningkat dan Afrika merupakan benua yang paling terpengaruh.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ingkar janji soal dana sebesar USD45 juta atau sekitar Rp600 miliar untuk keperluan pangan dan kebutuhan pokok warga Palestina
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dinilai gagal menjadikan Indonesia sebagai swasembada pangan. Hal itu terkait kebijakan pemerintah soal impor beras sebanyak 500.000 ton.
Kebijakan pemerintah mengimpor beras kontra produktif dengan visi dan misi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan.
Pemerintah melakukan impor saat pangan terbilang stabil.
Basuki Suhardiman menyatakan, keadaan pangan Indonsia saat ini sudah sangat mencemaskan.
Sebanyak 124 desa dari sekitar 575 desa di provinsi itu terindikasi rentan rawan pangan akibat bertambahnya jumlah penduduk.