Ini merupakan tindak lanjut setelah Washington yakin mengatakan memiliki bukti
Pejuang Yaman Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi AS membantah dan mengklaim serangan itu dilakukan Iran.
Kembali pada perjanjian nuklir tahun 2015 yang Iran capai dengan enam negara adidaya adalah satu-satunya cara untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Perjanjian multilateral masih dapat berjalan meskipun tanpa Amerika Serikat (AS).
Iran tidak akan melakukan negosiasi di tingkat apa pun dengan Amerika Serikat (AS).
Trump lebih yakin yang melakukan serangan itu adalah Iran, bukan Yaman
Padahal Washington pada Minggu (15/9) kemarin menuding Iran sebagai dalang atas serangan drone yang menargetkan pabrik minyak Arab Saudi.
Iran menduduki peringkat pertama di bidang teknologi rudal di antara negara-negara Timur Tengah dan berdiri lebih unggul di tingkat global.
Pompeo menuding Iran sebagai dalang serangan terhadap pabrik minyak Saudi, yang menyebabkan pemangkasan setengah dari produksi kerajaan.
AS harus mempertimbangkan untuk membom kilang minyak Iran, jika Teheran terus meningkatkan pengayaan nuklirnya ke tingkat yang lebih tinggi.