Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Jim Mattis saat ini berada di Filipina untuk mendiskusikan provokasi Korea Utara dalam pertemuan pemimpin pertahanan di Filipina
Penerima hadiah Nobel pada 2002 itu menunjukkan bahwa pengaruh China terhadap Korea Utara sangat dilebih-lebihkan, terutama karena tidak adanya kontak antara Kim dan Beijing.
Trump tidak akan peduli tindakan Xi. Ia mengatakan, Amerika Serikat siap apapun itu yang datang dari ke Korea Utara.
Dalam surat terbuka, miliarder tersebut selanjutnya menyebutkan bahwa Presiden Donald Trump tidak memiliki kebugaran dalam jabatannya
Pemerintah Amerika Serikat mengulangi komitmen Washington dengan tegas, akan membela Korea Selatan melawan ancaman Korea Utara.
Korea Utara juga memiliki senjata ampuh yang bisa dilepas dari dalam perbatasannya dan merusak pertahan target yang lebih dekat ke negara tersebut
Korea Utara dapat meluncurkan serangan rudal mematikan ke Amerika Serikat dengan bantuan hacker canggih yang mampu menonaktifkan sistem pertahanan terdepan Trump
Ilmuwan China khawatir gunung tersebut bisa roboh sepenuhnya, dan menggungcang sejumlah wilayah di Beijing.
Trump ingin mendapatkan kerja sama yang serius dari China untuk membuat Pyongyang mengubah pikirannya atau mengubah perilakunya
Pyongyang tidak akan melakukan pembicaraan apapun dengan Washington terkait program nuklirnya