masyarakat, karena dinilai berpeluang membangkitkan Partai Komunisme, atau paham komunisme, marxisme dan leninisme.
Karena itu, kehadiran negara sangat dibutuhkan untuk melakukan pembinaan ideologi bangsanya di tengah arus globalisasi yang begitu deras.
Pancasila bukanlah untuk diperdebatkan, melainkan untuk diamalkan. Tidak ada ruang bagi ideologi lain menggantikan Pancasila.
TNI sebagai penjaga kedaulatan bangsa dan negara, harus senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga ideologi Pancasila dari serangan ideologi transnasional, seperti komunisme.
Karena itu Tap MPRS No. XXV Tahun 1966 harus dimasukkan ke dalam RUU HIP untuk menghadirkan kepastian hukum bahwa tidak ada ruang bagi ideologi terlarang PKI
Jika RUU ini tidak menjadikan Tap MPRS No. XXV/1966 sebagai salah satu pertimbangan maka akan terbuka jalan masuknya ideologi lain yang menyusup dalam ideologi Pancasila
Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad menegaskan bahwa ideologi bangsa Indonesia adalah Pancasila
Pancasila bukanlah agama baru, melainkan ideologi yang berasal dari kandungan bangsa Indonesia
MPR merasa bangsa ini harus memiliki ideologi di mana ideologi itu mampu sebagai perekat persatuan
Ideologi ekstremis yang dipromosikan Riyadh menempatkan Arab Saudi dan Iran di sisi berlawanan dari berbagai konflik di Timur Tengah.