Ekspor tersebut menunjukkan sektor perkebunan memiliki peluang be
Misalnya, kandungan aflatoxin pada pala, salmonella pada lada dan ikan tuna, anthraquinone pada teh, maupun merkuri pada Sashimi Tuna.
Dan tidak seperti ayam goreng pada umumnya, Ayam Ngumpet memiliki cita rasa yang lebih gurih dengan bumbu yang meresap hingga ke bagian daging yang paling dalam.
UNTUK mendorong ekspor tiga kali lipat (2020-2024), Ditjen Perkebunan merancang program Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai Tambah, dan Daya Saing (Grasida) yang fokus pada tujuh komoditas, yaitu kopi, kakao, kelapa, jambu mete, lada, pala dan vanili
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa tidak sulit untuk merebut kembali kejayaan rempah saat ini. Apalagi didukung dengan teknologi yang canggih.
Amran membeberkan dalam mendorong generasi milenial terjun ke sektor pertanian, berbagai upaya telah disiapkan pemerintah.
Menurut Amran, agar produk petani mendapatkan harga yang baik, maka paling pertama yang harus dibenahi adalah memotong rantai pasok dan mendorong hilirisasi.
Program Kementerian Pertanian (Kementan) selain untuk memperbaiki kualitas pertanaman atau meningkatkan produktivitas, juga adanya kepastian pasar ekspor, sehingga harga lada diyakini lebih menguntungkan.
Harga lada saat ini di Belitung terjun bebas dari harga Rp170.000 menjadi Rp47.000 per kg.
IMTAg-Lada Perdu ditujukan untuk mendukung peningkatan produksi dan daya saing lada yang berhadapan dengan makin terbatasnya tenaga kerja dan kepemilikan lahan, serta makin mahalnya usahatani lada