Hari ini, 70 tahun lalu, tepatnya pada tanggal 18 April 1955, Indonesia menjadi tuan rumah salah satu jamuan diplomatik paling bersejarah dalam abad ke-20, yakni Konferensi Asia Afrika (KAA).
Tahun 1955, 69 tahun lalu, Konferensi Asia Afrika (KAA) telah menjadi tonggak sejarah untuk memupuk persaudaraan dan solidaritas di antara bangsa-bangsa di Asia dan Afrika.
Gelorakan Semangat Persatuan KAA 1955
Para delegasi peserta konferensi internasional MPR Dunia ingin mengingat sekaligus mengulang kembali ketika delegasi peserta Konferensi Asia Afrika tahun 1955 berjalan kaki dari Hotel Savoy menuju Gedung Merdeka, tempat KAA.
KAA ini telah mendorong sejumlah negara di Asia Afrika berhasil meraih kemerdekaan dan lepas dari penjajahan.
Sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang menjadi anggota G20, Indonesia harus mampu menunjukkan kembali ’international leadership’ yang pernah muncul selama Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung 1955.