Masih ada ribuan desa/kelurahan yang belum terjangkau jaringan internet, lebih lebih pada daerah 3 T(Terdepan, Terpencil dan Tertinggal).
Permasalahan yang banyak dikeluhkan masyarakat dan daerah di antaranya status desa/kawasan pemukiman, lahan usaha serta lahan perkebunan warga yang berada di kawasan hutan atau wilayah konservasi alam, tumpang tindih dan klaim kepemilikan lahan.
SDGs Desa memudahkan desa dalam pengumpulan data.
Dana desa adalah bentuknya nyata rekognisi desa yang menjamin keberadaan desa dan memastikan eksistensi desa.
Geliat BUMDes dan BUMDesma selama ini tergolong bagus dan mampu membangkitkan ekonomi sekala desa khususnya.
Gus Halim berharap jumlah anggaran untuk dana desa tahun 2022 tidak mengalami penurunan, yakni tetap pada angka Rp72 Triliun.
SDGs Desa memiliki 18 tujuan, dengan 222 indikator pemenuhan kebutuhan warga, pembangunan wilayah desa, serta kelembagaan desa.
Mendagri menjelaskan, filosofi pembangunan desa utamanya adalah sebagai pusat ekonomi baru.
Beberapa isu strategis dalam melaksanakan pemerintahan antara lain yang mendorong penyelesaian batas desa dan daerah, penyelesaian tugas kewenangan desa, kompetensi aparatur desa yang harus ditingkatkan
Pemerintah Desa tolong berkontribusi betul program stunting, yaitu pertumbuhan yang tidak baik (tak optimal) di 1.000 hari pertama masa kehidupan, karena kekurangan gizi (bisa menyebabkan) stunting