Adit diverifikasi dan divalidasi DPM dan duta petani Andalan (DPA) yang dilakukan Pusat Pelatihan Manajamen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor.
Kementerian Pertanian (Kementan) terus berusaha untuk meningkatkan sumber daya manusia di bidang pertanian, salah satunya melalui Polbangtan yang ada di beberapa daerah di Indonesia.
Tercatat, saat ini Indonesia menempati rengking 65 dari total 113 negara.
P4S sebagai pusat pembelajaran dari petani untuk petani, memegang peranan penting dalam pembangunan pertanian.
Kegiatan magang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pemuda tani Indonesia belajar tata kelola pertanian yang maju, mandiri, dan modern di Jepang, dengan harapan dapat dicontoh dan diterapkan sekembalinya ke Tanah Air.
Ketetapan HPP diberlakukan untuk menjaga harga gabah atau beras di tingkat petani tidak anjlok.
SSW bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pemuda tani Indonesia belajar tentang tata kelola pertanian yang maju, mandiri, dan modern di Jepang.
Sejak dikenalkan dengan mekanisasi pertanian, ditambah dengan adanya bantuan dari Kementerian Pertanian, para petani di wilayahnya pun menjadi sangat terbantu.
Untuk meningkatkan SDM Prabumulih, Kementan memberikan bantunan sarana dan prasarana ke Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) potensi panen pada Maret 2021 seluas 1,63 juta hektare dan April luas 1,67 juta hektare.