Lebih dari 100.000 orang berpartisipasi dalam demonstrasi utama di Tel Aviv pada Sabtu (15/4).
jenazah kedua pria tersebut, yang diidentifikasi sebagai Mohammed Abu Dhraa dan Soud al-Titi, diambil oleh militer Israel.
Insiden ini terjadi pada saat tentara Israel menjaga ribuan pemukim Israel berbaris pada Senin ke pos terdepan Evyatar yang ditinggalkan ilegal di dekat kota Nablus Tepi Barat yang diduduki.
Dokumen-dokumen yang bersifat sangat rahasia itu memuat rincian tentang beberapa hal, mulai dari pertahanan udara Ukraina hingga agen mata-mata Israel, Mossad.
Kepemimpinan Mossad telah mendorong stafnya dan warga Israel untuk bergabung dalam protes massal.
Wakil Ketua MPR: Dunia harus ambil langkah nyata hentikan aksi terkutuk Israel
Semua organisasi Palestina untuk menyatukan barisan mereka dan mengintensifkan perlawanan mereka terhadap pendudukan Zionis.
Tentara mengatakan para penyerang menyerang di persimpangan Hamra, di bagian utara lembah Yordan.