China telah memulai kembali campur tangan koersifnya dalam kegiatan minyak dan gas yang telah berlangsung lama di Laut Cina Selatan.
Pada tahun 2019 (data BPS Januari-Juni) ekspor kacang hijau segar dengan negara tujuan Jepang, Hongkong, China, Taiwan, Vietnam, Singapura, Philipina dan Timor Leste sebanyak 3.400 ton dengan nilai Rp42 miliar.
Sebesar 55 persen ekspor mete Indonesia dengan tujuan Vietnam atau sebesar 9 ribu ton.
Hasil olahan kayu masih tetap menjadi primadona ekspor di Kalimantan Timur hingga saat ini.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Vietnam untuk Indonesia H.E. Pham Vinh Quang di ruang kerjanya, Senin (5/8).
Kementan melepas ekspor komoditas asal hewan, yakni lipan kering,
Ekspor tahun 2018 dari Probolinggo ke negara tujuan Thailand dan Vietnam sebesar 1.100 ton, dan ditargetkan tahun ini dapat lebih besar volumenya.
Secara konsisten Indonesia menyampaikan bahwa perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan perlu terus dijaga.
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo di awal tahun ini menuduh China memblokir pembangunan di Laut Cina Selatan menggunakan kekerasan.
Jika terlaksana, ini adalah pertemuan Trump dan Kim yang ketiga setelah perjumpaan di Singapura dan Hanoi, Vietnam.